Sekolah Ku

Salam sejahtera untuk kita semua....

Kali ini saya akan menceritakan tentang pengalaman saya saat kenaikan kelas 9, yang dilaksanakan dengan PTM 100% yang berbeda dari 2 tahun yg lalu semasa saya kelas 7 dan 8 dulu.

Pada awal kenaikan kelas 9 ini, saya sangat senang karna setelah melalui 2 tahun pembelajaran daring/PTM 50% akhirnya dikelas 9 ini bisa kembali dilaksanakan secara PTM 100% dan kembali seperti semula, walaupun masih tetap menjaga protokol kesehatan dilingkungan sekolah. Saya sangat senang, karna setelah 2 tahun saya kurang akrab dengan teman-teman kelas dan akhirnya di kelas 9 ini saya bisa lebih akrab dengan teman kelas, guru-guru, adik kelas, dan teman-teman seangkatan lainnya.


Saya sangat senang karena dengan pembelajaran di sekolah yang berjalan 100%, mulai banyak kegiatan/ekskul-ekskul sekolah yg diaktifkan kembali, dari ekskul-ekskul tersebut ada beberapa ekskul yang saya ikuti seperti Paduan Suara dan PMR.

Dalam ekskul Paduan Suara, kami bisa berlatih vokal dan olah suara, dan di ekskul tersebut kami bisa memaknai arti kekompakan dan keberagaman, serta kami bisa mendapatkan banyak teman baru. Bahkan setiap Misa Jumat pertama yang diadakan di sekolah, kami juga turut berpartisipasi untuk bernyanyi sambil memuliakan Tuhan. Dan kegiatan-kegiatan lainnya pun kami turut berpartisipasi juga.


Dan untuk ekskul PMR, saya sangat senang mengikuti ekskul tersebut karna di ekskul ini mengajarkan kita tentang "mendidik seseorang menjadi remaja yang bersih, sehat, peduli terhadap sesama dan lingkungan, serta kreatif dan bersahabat." Di ekskul ini juga mengajarkan kami untuk memiliki jiwa penolong yang kuat, menjadi orang yang berhati sosial tinggi karena sering menolong orang, seperti kecelakaan atau orang pingsan saat upacara dan menjadi lebih tanggap melakukan sesuatu karena sering membantu orang dalam keadaan darurat.

Dan saya sangat bangga sekali karna setiap doa pagi yang dilaksanakan sebelum memulai kegiatan belajar/mengajar, saya bisa bantu melayani dengan mengembangkan bakat saya menjadi organis (pengiring musik) saat doa pagi, dan dengan itu banyak juga teman-teman ataupun adik kelas yang mulai mengenal saya dengan baik.


Bahkan pada saat HUT Kemerdekaan RI yang ke-77, saya juga mengambil bagian sebagai anggota Paskibraka. Di sini saya sangat senang karena bisa menjadi salah satu anggota Paskibraka di spefra ini, dan dengan kegiatan ini saya bisa mengenal dan mendapatkan banyak teman baru. Di anggota paskibraka saya termasuk di Pasukan 17 (yang berbaris paling depan).

Saya sangat senang dan bangga karena bisa menjadi warga SMP Frater Makassar

Sekian pengalaman saya menjadi warga SMP Frater Makassar. 
Terima kasih, Tuhan Memberkati.

~Kezia Pricilya Scolastika Jurung

Komentar